Senin, Oktober 06, 2008

Kelompok Mahluk Ajaib



Menurut saya, mahluk paling ajaib yang pernah diciptakan Tuhan itu adalah laki-laki.. Bukan dinosaurus (kalau dinosaurus itu memang pernah diciptakan), bukan nautilus, belangkas atau yang lainnya. Hmmm.. Tidak bermaksud kasar membandingkan mereka dengan sarkasme seperti itu, hanya sedikit menegaskan bahwa apapun mahluk yang bisa disebut ajaib, dalam pandangan saya, mereka super-duper-zuper-nya ajaib.

Mereka sulit dipahami, itu mungkin yang menyebabkan saya berpikir bahwa mereka itu mahluk ajaib. Menurut pengalaman saya, dari beberapa intreraksi personal dan banyak relasi pertemanan yang saya jalin, banyak hal saya alami dan kemudian saya mendapat hikmah darinya. Meski dari jenis mereka yang paling brengsek sekalipun, selalu ada pelajaran yang bisa diambil.

Satu hal yang khas dari mereka adalah proses berpikir dalam pengambilan keputusan yang cenderung praktis dengan alasan logik. Pertimbangan dan penalaran mereka cenderung terarah pada penyelesaian yang berorientasi pada kenyataan. Satu hal yang jarang jadi pertimbangan pada pengambilan keputusan oleh perempuan, yang cenderung fragmatis dan emosional. Cara “cowok” tersebut, menurut saya tidak selalu baik, karena ada banyak hal dalam hidup yang tidak hanya memerlukan alasan logis untuk sesuatu, tapi juga alasan hati.. Wahduuh, susah deh kalo dah ngomong yang satu ini.. Lewat aja yuuukk..

Banyak tipe laki-laki, dalam rumusan saya mereka secara umum dapat di kelompokkan ke dalam 3 jenis, yaitu jenis yang baik, dapat diterima dan brengsek. Jenis yang baik memiliki nilai-nilai positif dalam dirinya yang dia aktualisasikan dalam tingkah laku kesehariannya. Jenis ini memiliki simpati dan empati yang sangat besar dan ketika kita ngobrol dan mulai pembicaraan dengannya, kita akan merasa tercerahkan dan nyaman. Laki-laki pada kelompok ini, bukan laki-laki yang sempurna, karena memang saya yakin tidak ada laki-laki yang sempurna, tetapi laki-laki yang bisa memberikan rasa aman. Religiusitas memiliki peranan di sini, tetapi tidak selalu banding lurus. Karena saya pernah menemukan seseorang yang sangat religious, puasanya selang hari (puasa daud), tahajudnya ga pernah lewat, semua dalam agama dia lakukan kecuali memperlakukan istrinya dengan semestinya. Kalau dia menampar, menghina, mempermalukan istri dengan alasan apapun, dia masuk dalam jenis lain, yaitu laki-laki brengsek.

Jenis kedua adalah jenis yang dapat diterima, mereka dalam kelompok ini adalah mereka yang berjenis baik, tetapi dengan ego yang besar dan cenderung tidak peduli dengan sekelilingnya, yang ada dalam dia adalah aku, aku dan aku. Dengan kesabaran dan kemauan kita untuk berkompromi, mereka dalam jenis ini cukup menyenangkan untuk dijadikan teman.

Jenis ketiga adalah jenis brengsek, mereka dalam tipe ini cenderung licik, menggunakan kedok agama sebagai wajahnya dan manipulatif dengan kepribadian yang pesimistik, schizoid, pasif, anti-sosial, abulia, obsesif-kompulsif dan inadequate. Yang paling menyebalkan dari dari semua kepribadiannya itu adalah inadequate, dimana laki-laki jenis ini seringkali tidak memenuhi harapan orang di sekelilingnya terhadap tuntutan emosional, intelektual, sosial dan fisik. Kondisi ini akan diperparah dengan perasaan bahwa hal minus dirinya itu adalah wajar dan tidak dapat terelakan.. duuuh.. laki-laki jenis ini cukup hanya kita kenal saja, tidak untuk intens berkomunikasi karena akan sangat melelahkan dan ga bermanfaat. Balik kanan dan bye-bye..

Di atas semuanya, memahami siapapun (laki-laki atau perempuan, anak atau orang tua, teman atau kenalan) tidak mudah. Tulisan ini tidak bermaksud so tahu, lebih hanya ingin mencoba menulis apa yang dirasakan.

Tidak ada komentar: