
Mandiri secara finansial.. Mandiri dalam hal ini, menurut saya adalah kondisi yang menjadikan posisi tawar saya lebih baik, membuat saya tidak harus menjadi siapa-siapa kecuali diri sendiri. Kemandirian finansial adalah sebuah harga mati, kondisi yang sepenuhnya harus saya raih. Saya sedang berproses untuk menjadi mandiri. Saya sangat menginginkan kemandirian itu untuk personal saya dan untuk anak-anak saya.
Saya pernah sangat bergantung dengan orang, kemudian saya tersadar bahwa kondisi seperti itu menjadikan saya merasa tidak berguna dan terhinakan. Saya yakin seyakin-yakinnya ga ada niatan orang itu menghinakan saya, tetapi saya merasa bahwa saya hanya menjadi beban orang lain, menjadi ga punya suara untuk bilang yang sebenarnya tentang perasaan saya. Keadaan itu menjadikan saya merasa tidak berharga.
Berusaha menjadi mandiri juga tidak mudah ternyata dan sejauh ini saya masih jalan di tempat. Sempet ngerasa hampir menyerah dan hampir memutuskan mengambil jalan pendek yang mudah dengan resiko terbebani secara moral. Tapi kemudian saya tersadar bahwa adalah penting menghargai keberadaan diri sendiri, menghargai potensi yang ada dalam diri sendiri. Saya tau saya punya banyak hal yang bisa menjadikan saya seseorang. Saya yakin, ada yang menginginkan kriteria saya di luar sana. Hanya saja kami masih belum saling menemukan. Pekerjaan yang sesuai untuk saya, yang potensial menghasilkan kemandirian finansial sedang saya usahakan dengan maksimal, dengan segenap niat, tekad dan usaha saya. Sekali lagi, saya sedang berproses.
Muara dari hasil berproses saya ini adalah keinginan saya untuk dapat selalu tidak terpisahkan dengan anak-anak saya dalam ‘rumah’ kami. Saya tau dengan pasti hati kami bertiga menyatu dalam relung terdalam kami masing-masing, terpaut erat satu sama lain sampai kapanpun, karena darah yang mengalir dalam kami adalah sama. Tapi secara fisik, saya belum dapat menyatukan kami. Saya yakin (dan berusaha menyakinkan diri) bahwa kami akan dapat bersama secara utuh lahir batin sampai saatnya nanti mereka dewasa dan memutuskan untuk mandiri, terpisah dengan mama-nya. Dan.. kalau saya beruntung, mungkin juga akan ada seseorang, sang titanium, yang akan jadi pelengkap hidup saya, yang menjadikan saya komplit.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar